Welcome

Oil and gas today has become one of the commodities to be explored and developed with continuity to meet the needs of various industries in Indonesia. Due to the rapid industrial potential needs of oil and gas processing, PT PANCA INDAH JAYAMAHE was established in 2008 as a General Contractor company, to serve the business needs:
Soal Penjualan Aset, Pertamina: Industri Migas Butuh Dana besar

Jakarta - pt pertamina (persero) memberi jawaban terkait surat yang disebut-sebut tentang penjualan aset persero. judul surat itu persetujuan prinsip aksi korporasi untuk mempertahankan kondisi keuangan pt pertamina (persero), bertanggal 29 juni 2018.vp corporate communication pertamina adiatma sardjito menyampaikan surat yang beredar, yang dikaitkan dengan penjualan aset pertamina, sebenarnya merupakan surat biasa. hanya saja dibesar-besarkan."ini kan seolah-olah dikesankan ada sesuatu yang besar. padahal (surat) itu sangat biasa," katanya saat dihubungi detikfinance, jakarta, kamis (19/7/2018).sumber : detik.com


Post on: 5 Sep 2018 | Read more
Peneliti Bendungan Termuda Yang Tak Terbendung

Bagi kebanyakan orang, profesi peneliti bukanlah profesi yang menjanjikan dan terkesan membosankan, namun hal itu tidak berlaku bagi james zulfan, profesi peneliti itu adalah anugerah agar dapat memberikan sumbangsih kepada nusa dan bangsa dalam bentuk karya penelitian.pria yang akrab disapa james ini mulai menekuni profesi sejak 8 tahun lalu, debut penghargaan karya ilmiah yang diraihnya bergulir sejak tahun 2011 hingga 2015 lalu. tidak hanya ajang di dalam negeri yang diikutinya, ajang mancanegara pun dicoba sehingga menghantarkan pria yang  gemar traveling ini mendapatkan beasiswa dibidang teknik sumber daya air.james zulfan bersama bapak menteri pupr   salah satunya adalah terpilihnya sebagai norad awardee tahun 2015 dari pemerintah norwegia atas tulisannya yang mengangkat tentang permasalahan dan kondisi bendungan di  indonesia. pria jebolan s2 hydraulic engineering & river basin development, unesco-ihe institute for water education, delft netherlands mendapatkan kesempatan untuk menimba ilmu dan pengetahuan di eropa guna memperdalam keilmuannya dibidang sumber daya air khususnya bendungan.contoh penerapan pelimpahan bertangga (chanson, 2006)salah satu riset yang sedang dikembangkan adalah alternatif teknologi pelimpah bendungan dengan profil bertangga, dimana teknologi ini belum pernah diterapkan di indonesia sehingga tantangannya masih banyak. beberapa jenis pelimpah yang sering digunakan dalam desain bendungan-bendungan besar di indonesia antara lain pelimpah ogee, ambang jatuh bebas, shaft (morning glory), pelimpah samping (side channel), dan terowongan. tiap jenis pelimpah tersebut mempunyai karakteristiknya masingmasing yang umumnya disesuaikan dengan kondisi geologi di lokasi bendungan.


Post on: 29 Aug 2018 | Read more
Pembangunan Kolam Retensi dan Normalisasi Sungai Bendung Reduksi Banjir di Kecamatan Ilir Kota Palembang

Palembang - kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat (pupr) melakukan pembangunan infrastruktur pengendali banjir di kota palembang untuk mereduksi banjir akibat melimpasnya sungai bendung yang bermuara di sungai musi. sungai bendung sering melimpas dan mengakibatkan genangan seluas 285 hektar karena pada saat musim hujan terjadi arus balik (backwater) dari sungai musi.upaya mengurangi banjir dilakukan dengan cara mempercepat aliran sungai bendung dengan normalisasi sungai dan pembangunan pompa banjir di hilir sungai bendung yang dilengkapi dengan kolam retensi dan pintu air otomatis yang dikerjakan oleh kementerian pupr melalui balai besar wilayah sungai (bbws) sumatera viii, ditjen sumber daya air,normalisasi sungai bendung dilakukan sepanjang 5,5 km melalui perkuatan tebing sungai. kolam retensi yang dibangun di muara sungai bendung seluas 1 hektar dengan kapasitas 50.000 m3 digunakan sebagai tampungan air pada musim hujan.kolam dilengkapi 6 pompa berkapasitas masing-masing 6.000 liter per detik dan bangunan rumah pompa dan genset. fungsi pompa banjir ini adalah memompa air dari sungai bendung menuju sungai musi pada saat tinggi muka air sungai musi lebih tinggi dari sungai bendung.lokasi pembangunan kolam dan pompa pengendali banjir berada di jalan aligatmir, kecamatan ilir timur iii, kota palembang. dengan berbagai upaya struktural (pembangunan fisik) tersebut diharapkan mengurangi risiko banjir akibat luapan sungai bendung.menteri pupr basuki hadimuljono saat meninjau lokasi pembangunan pengendalian banjir sungai bendung di kota palembang baru-baru ini menekankan bahwa pendekatan non-struktural seperti kebiasaan masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai juga berperan penting dalam pengurangan risiko banjir."bbws sebagai water manager harus bertindak apabila ada orang yang buang sampah sembarangan ke sungai. upaya lainnya setidaknya dengan menyediakan tempat sampah di pinggiran sungai," kata menteri basuki. untuk mengatasi permasalahan sampah di sungai bendung, bbws sumatera viii akan melibatkan tni untuk mewujudkan sungai bendung yang bersih dari sampah.dengan dilaksanakannya normalisasi, pembangunan kolam retensi dan stasiun pompa, maka luas genangan eksisting banjir dari sekitar 285 hektar akan berkurang menjadi 46 ha. lama waktu genangan juga lebih singkat dari 16 jam dengan ketinggian genangan 30-70 cm, menjadi 3 jam dengan tinggi genangan 10-20 cm (banjir yang dapat tereduksi 84%).pekerjaan pembangunan pompa tersebut dilakukan oleh pt. sac nusantara-pt. basuki rahmanta putra, kerjasama operasi (kso) dengan nilai kontrak rp 239,98 miliar dengan sistem tahun jamak selama empat tahun anggaran sejak 2015 dan akan selesai akhir tahun 2018.dalam pembangunan pengendalian banjir tersebut, kepala balai besar wilayah sungai (bbws) sumatera viii palembang suparji menyatakan juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah terutama untuk pengelolaan sampah di sepanjang sungai.tampak hadir mendampingi menteri basuki, dirjen penyediaan perumahan kementerian pupr khalawi ah, kepala balai besar pelaksanaan jalan nasional v palembang saiful anwar, kepala bbws sumatera viii palembang suparji dan kepala biro komunikasi publik endra s. atmawidjaja. (jay)


Post on: 13 Aug 2018 | Read more
Konstruksi Jalan Akses Pelabuhan Patimban Selesai Akhir 2019

Pembangunan jalan akses pelabuhan patimban, jawa barat (jabar) ditargetkan rampung pada akhir tahun 2019. paket pekerjaan jalan akses sepanjang 8,2 km tersebut ditandatangani oleh pejabat pembuat komitmen (ppk) pelaksanaan jalan nasional (pjn) wilayah 1 jabar direktorat jenderal (ditjen) bina marga dengan kontraktor shimizu corporation bersama pt bangun cipta kontraktor di jakarta, selasa (14/8).pelabuhan patimban dibangun dengan tujuan untuk dapat berbagi beban layanan dengan pelabuhan tanjung priok yang dinilai sudah sangat tinggi. konstruksi jalan akses menggunakan dana pinjaman pemerintah jepang senilai rp1,127 triliun. direktur jenderal (dirjen) bina marga sugiyartanto mengatakan, jalan akses pelabuhan tersebut sebagian besar akan bersifat layang (elevated).“pemilihan model elevated, karena jalan akses dibangun pada tanah lunak. jalan ini nantinya akan tersambung dengan jalan pantura,” sebut sugi usai menyaksikan penandatanganan paket kontrak.pada kesempatan yang sama juga diteken paket pengawasan supervisi pembangunan jalan akses pelabuhan patimban senilai rp63,51 miliar dengan konsultan katahira & engineer international kerjasama dengan nippon engineering consultant berasosiasi dengan pt perentjana djaja, pt sarana multi daya, pt parama karya mandiri, pt mekaro daya mandiri dan pt maratama cipta mandiri.turut hadir dalam acara tersebut, dirjen perhubungan laut agus h. purnomo, sekretaris daerah provinsi jabar iwa karniwa dan perwakilan duta besar jepang bidang ekonomi takada mari. sedangkan pimpinan ditjen bina marga yang hadir adalah sekretaris ditjen bina marga, soebagiono, direktur pembangunan jalan herry marzuki, direktur preservasi jalan atyanto busono, direktur jembatan iwan zarkasi serta kepala balai besar pelaksanaan jalan nasional wilayah vi hari suko.pelabuhan patimban akan menjadi pelabuhan kontainer terbesar kedua di indonesia setelah pelabuhan tanjung priok. keberadaan pelabuhan beserta jalan aksesnya di jabar tersebut diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekspor dan menekan biaya logistik industri nasional.  perwakilan duta besar jepang bidang ekonomi takada mari mengatakan, pinjaman pemerintah jepang ini merupakan simbolis hubungan bilateral kedua negara.“kebetulan pada tahun ini juga merupakan peringatan 60 tahun hubungan diplomatik indonesia-jepang, kami berbahagia proyek ini merupakan proyek simbolis yang telah disepakati oleh pimpinan kedua belah negara,” ucap takada.menurutnya, banyak produsen barang dan elektronik jepang yang berlokasi di timur jakarta mengeluhkan padatnya jalur logistik dari dan menuju pelabuhan tanjung priok. dengan adanya patimban, maka diharapkan arus distribusi barang produksi menjadi lebih lancar sehingga dapat menekan biaya transportasi.sugi optimistis konstruksi dapat selesai tepat waktu. hingga saat ini proses pembebasan lahan telah mencapai lebih dari 98 persen. berdasarkan data ditjen bina marga hingga saat ini tinggal tersisa 144 bidang tanah yang sedang diproses pembebasan lahannya oleh ditjen perhubungan laut. dirjen bina marga juga meminta kepada ppk dan kontraktor untuk dapat memanfaatkan material, komponen dan sdm dalam negeri untuk pengerjaan jalan akses patimban.  “tolong perhatikan juga risiko kecelakaan kerja, ini pekerjaan besar. kepada seluruh unit kerja dan konsultan pengawas tolong memperhatikan sop (standar operasional prosedur), sistem kesehatan dan keselamatan, peninjauan kembali jadwal kerja, jumlah jam kerja dan istirahatnya,” lanjut sugi.menyadari kerap terjadinya cuaca ekstrem, dirjen bina marga juga meminta konstruksi jalan akses memperhatikan kondisi cuaca. jam kerja harus bersifat fleksibel terhadap kondisi di lapangan. berbicara mengenai pembangunan jalan tol menuju pelabuhan patimban, sugi menjelaskan rencana tersebut sudah masuk ke sistem jaringan jalan yang ada di ditjen bina marga. dengan panjang 30-40 km, konstruksi jalan tol yang akan tersambung dengan tol cipali tersebut diperkirakan membutuhkan dana sekitar rp6 triliun.“pembangunannya akan melihat kebutuhan di lapangan nantinya, mungkin akan dibangun dalam dua tahun kedepan,” ujarnya.


Post on: 13 Aug 2018 | Read more

Our Client

PT. Panca Indah Jayamahe

-YES WE CAN DO IT FOR YOU-